Nisbah Deposito BSI vs Mandiri Syariah, Ini Bedanya
kalkuri.id - Pernah nggak sih kamu merasakan kebingungan calon nasabah dalam memilih antara deposito BSI dan Mandiri Syariah berdasarkan besaran nisbah bagi hasilnya saat mau menyimpan dana? Banyak penabung pemula mengira ada dua bank syariah pelat merah yang saling bersaing. Padahal angka yang beredar di grup chat dan media sosial sering berasal dari tahun dan produk yang berbeda, sehingga kamu bisa salah membandingkan. Faktanya, nama Mandiri Syariah sudah tidak berdiri sendiri sejak 1 Februari 2021, jadi dua nama itu bisa saja menunjuk ke bank yang sama. Karena itu, memahami nisbah deposito BSI vs Mandiri Syariah sejak awal akan menyelamatkan uangmu dari keputusan keliru.
Keraguan para penabung itu akan terjawab lewat perbandingan nisbah deposito antara BSI dan Mandiri Syariah, meliputi bagi hasil, minimal setoran, tenor, serta keunggulan masing-masing. Kami merujuk langsung ke halaman produk resmi BSI dan pemberitaan kredibel agar kamu mendapat jawaban praktis, bukan istilah rumit. Tenang, setiap angka kami jelaskan dengan bahasa santai supaya kamu bisa langsung mengambil keputusan.
| Nisbah Deposito BSI vs Mandiri Syariah |
Apa Itu Nisbah Deposito Syariah?
Pengertian nisbah dan akad mudharabah
Nisbah adalah porsi pembagian keuntungan antara kamu sebagai shahibul maal (pemilik dana) dan bank sebagai mudharib (pengelola) dalam akad mudharabah. Karena berbasis hasil usaha bank, imbal hasilnya fluktuatif dan tidak dijanjikan tetap.
Perbedaan nisbah dan bunga deposito konvensional
Bunga deposito konvensional dipatok di awal, sedangkan nisbah hanya menetapkan persentase pembagian. Nominal rupiah yang kamu terima baru pasti setelah bank menghitung pendapatannya, jadi jangan samakan keduanya secara mentah.
Cara menghitung bagi hasil deposito
Untuk cara menghitung bagi hasil deposito syariah, bank memakai nominal dana, nisbah nasabah, dan pendapatan bank. Situs BSI menyediakan simulasi bagi hasil deposito; dalam contohnya, nisbah 25% untuk tenor 1 bulan setara sekitar 2,25% per tahun. Dengan Rp100 juta, hasilnya kira-kira Rp185 ribu sebelum pajak.
Profil Singkat Deposito BSI dan Mandiri Syariah
Sekilas deposito di BSI
Deposito mudharabah BSI tersedia dalam rupiah dan valas, dengan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan serta fasilitas perpanjangan otomatis (ARO). Setoran awal rupiah mulai Rp2.000.000 dan tidak ada biaya administrasi bulanan.
Sekilas deposito Mandiri Syariah dan kaitannya dengan BSI
Bank Syariah Mandiri bergabung bersama BRI Syariah dan BNI Syariah menjadi BSI setelah OJK memberi izin penggabungan pada 27 Januari 2021. Nasabahnya beralih ke BSI, dan teknologi milik Bank Syariah Mandiri dipertahankan. Artinya, mencari nisbah Mandiri Syariah versi terbaru sama saja dengan mencari nisbah BSI.
Perbandingan Nisbah Deposito BSI vs Mandiri Syariah
Besaran nisbah nasabah berdasarkan tenor
Ulasan pihak ketiga mencatat nisbah deposito BSI rupiah sekitar 25–29%, bergantung saldo dan tenor. Untuk deposito valas, simulasi resmi BSI menunjukkan nisbah USD 45% nasabah berbanding 55% bank. Karena nisbah deposito Mandiri Syariah kini menjadi bagian dari BSI, angka di artikel lama hanya cocok sebagai arsip.
Estimasi bagi hasil per bulan
Estimasi bagi hasil deposito BSI bisa kamu hitung dari eq rate. Contoh simulasi resmi memakai eq rate 2,2475% per tahun. Pajak 20% berlaku jika saldo dalam satu CIF melebihi Rp7,5 juta, jadi hasil bersihmu lebih kecil.
Minimal setoran dan pilihan mata uang
Soal minimal setoran deposito syariah, rupiah mulai Rp2.000.000, sedangkan valas mulai USD 1.000 atau SAR 1.000. Beberapa ulasan menyebut pembukaan via aplikasi mobile butuh setoran lebih besar, jadi cek dulu ketentuan di kanal yang kamu pakai.
Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing
Keunggulan deposito BSI
Setoran awal yang terjangkau, pilihan tenor lengkap, fasilitas ARO, dan tanpa biaya administrasi bulanan membuat deposito BSI ramah untuk pemula. Kamu juga bisa memilih rupiah atau valas sesuai tujuan dana.
Keunggulan deposito Mandiri Syariah
Keunggulan Mandiri Syariah kini hidup di dalam BSI. Teknologi dan jaringan warisannya membuat mantan nasabah tetap nyaman, sehingga kamu tidak perlu belajar sistem baru dari nol.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih
Cairkan sebelum jatuh tempo, dan kamu kena biaya Rp25.000 serta bagi hasil berjalan tidak dibayarkan. Ada juga biaya materai Rp10.000. Pastikan dana benar-benar tidak kamu butuhkan selama tenor.
Faktor yang Mempengaruhi Bagi Hasil Deposito
Kinerja pembiayaan bank
Semakin baik pendapatan dari pembiayaan yang disalurkan bank, semakin besar pula hasil yang dibagikan. Itu sebabnya angka bulan ini bisa berbeda dari bulan lalu.
Tenor dan nominal penempatan
Nominal besar dan tenor deposito syariah yang lebih panjang umumnya mendapat nisbah lebih tinggi. Ulasan menyebut saldo di bawah Rp1 miliar untuk tenor 6 dan 12 bulan berada di angka 26%.
Kondisi ekonomi dan pasar
Suku bunga acuan dan persaingan antarbank ikut menggeser nisbah. Pantau perkembangannya secara berkala sebelum memperpanjang deposito.
Keamanan Deposito Syariah dan Penjaminan LPS
Batas penjaminan LPS
Simpanan dijamin hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat tingkat bagi hasil tidak melewati batas LPS. Banyak orang baru sadar belakangan bahwa deposito dengan imbal hasil terlalu tinggi bisa keluar dari jaminan. Jadi, kalau kamu bertanya soal deposito syariah aman LPS, cek dulu eq rate-nya.
Pengawasan OJK dan DPS
Izin penggabungan BSI diterbitkan OJK, dan produknya mengikuti fatwa DSN-MUI. Pengawasan ini menjadi lapisan kepercayaan tambahan buat kamu.